KONSEP E-COMMERCE
Konsep E-Commerce
konsep e-commerce terdiri dari :
Konsep Dasar Informasi
Konsep yang berbasis dari teknologi informasi dan komunikasi untuk
perdagangan dalam penggunaan internet.Penggunaan internet ini digunakan
sebagai media informasi dalam melakukan transakasi berupa produk dan
jasa.
Analisis Sistem
sebagai penguraian dari suatu sistem informasi
menjadi beberapa bagian kecil yang dimaksudkan untuk
mengidentifikasikan kesalahan, kesempatan, hambatan,dan kebutuhan yang
diharapkan sehingga dapat diusulkan pengembangan dari sistem informasi
tersebut.
Perancangan Sistem
Setelah tahap analisis sistem, maka diketahui kelemahan-kelemahan
sistem tersebut. Sehingga dalam tahap ini dibuat persiapan dan
perancangan rinci terhadap sistem informasi yang akan dibangun.
Mekanisme E-Commerce
Pada mekanisme e-commerce ini, dimana pembeli yang hendak memilih
belanjaan yang akan dibeli bisa menggunakan “shopping cart” untuk
melakukan transaksi terhadap barang-barang yang telah dipilih dan akan
dibayar.Shopping cart’ biasanya berupa formulir dalam web, dan dibuat
dengan kombinasi CGI, database, dan HTML.Setelah pembeli mengadakan
transaksi, retailer akan mengirimkan barang yang dipesan melalui jasa
pos langsung ke rumah pembeli. Beberapa cybershop menyediakan fasilitas
bagi pembeli untuk mengecek status barang yang telah dikirim melalui
internet.
Software untuk Pembuatan E-Commerce
Dalam pembuatan toko online/e-commerce membutuhkan software atau
aplikasi tertentu untuk mengatur inventarisasi barang dan transaksi
penjualan.
Alternatif Pembayaran untuk E-commerce
Untuk transaksi pembayaran, e-commerce memeiliki banyak alternatif.
Caranya dengan mendaftar sebagai customer pada web tersebut. bagi
customer yang memiliki kartu kredit dapat menggunakan kartu tersebut.
Atau bisa juga menggunakan paypal, transfer bangking, ataupun cash
delivery.
Keamanan E-commerce
Dalam prakteknya, berbelanja di web memerlukan koneksi ke internet
dan browser yang mendukung transaksi elektronik yang aman, seperti
Microsoft Internet Explorer dan Netscape Navigator. Standar enkripsi
yang digunakan dalam e-commerce pada saat ini adalah SET (Secure
Electronic Transaction). Selain digunakan untuk pembayaran dengan credit
card, SET juga digunakan untuk pembayaran dengan smartcard. Dengan
menggunakan SET, kerahasiaan informasi customer (berupa nama dan nomor
kartunya) bisa dijaga. SET juga bisa menjaga autotentifikasi atau
identitas penjual dan customer, sehingga tidak bisa disalahgunakan oleh
sembarang orang.
Contoh E-Commerce
Belanja Online
Membeli dan menjual barang di Internet adalah salah satu contoh paling populer dari e-commerce. Penjual membuat etalase produk di internet layaknya outlet ritel. Pembeli dapat mencari dan membeli produk dengan klik mouse. Contoh populer untuk tempat belanja secara online adalah Amazon.com.Pembayaran Elektronik
Ketika kita membeli barang secara online, perlu ada mekanisme untuk membayar online juga, yang mana melakukan pembayaran cukup dengan mengetikkan sederetan angka dan kode serta klik mouse yang dilakukan pada komputer yang onlinePembayaran elektronik adalah cara yang efisien dikarenakan tidak lagi memerlukan proses menulis dan mengirimkan cek atau tagihan. Pembayaran secara online juga menutupi celah keamanan yang timbul pada sitem pembayaran yang dilakukan dalam mata uang kertas.Lelang online
Situs lelang online terkenal adalah eBay. Lelang fisik telah lama populer mendahului lelang online, tetapi Internet membuat lelang bisa diakses oleh sejumlah besar pembeli dan penjual. Pelelangan online merupakan mekanisme yang efisien untuk penemuan harga. Banyak pembeli online lebih tertarik dengan mekanisme lelang daripada belanja di toko biasa.Internet Banking
Sekarang ini sangat memungkinkan bagi kita untuk melakukan keseluruhan transaksi perbankan tanpa harus beranjak dari kursi rumah kita mengunjungi cabang bank terdekat. Keterhubungan antara website dengan rekening bank, dan dengan kartu kredit merupakan pokok utama dalam e-commerce. Tiket online
Tiket pesawat terbang, tiket film, tiket kereta api, tiket pertunjukan musik, tiket pertandingan olahraga, tiket konser musik, dan hampir semua jenis tiket dapat dipesan secara online. Membeli tiket secara online menjadikan kita tidak harus capek mengantri di depan loket penjualan tiket.
Membeli dan menjual barang di Internet adalah salah satu contoh paling populer dari e-commerce. Penjual membuat etalase produk di internet layaknya outlet ritel. Pembeli dapat mencari dan membeli produk dengan klik mouse. Contoh populer untuk tempat belanja secara online adalah Amazon.com.Pembayaran Elektronik
Ketika kita membeli barang secara online, perlu ada mekanisme untuk membayar online juga, yang mana melakukan pembayaran cukup dengan mengetikkan sederetan angka dan kode serta klik mouse yang dilakukan pada komputer yang onlinePembayaran elektronik adalah cara yang efisien dikarenakan tidak lagi memerlukan proses menulis dan mengirimkan cek atau tagihan. Pembayaran secara online juga menutupi celah keamanan yang timbul pada sitem pembayaran yang dilakukan dalam mata uang kertas.Lelang online
Situs lelang online terkenal adalah eBay. Lelang fisik telah lama populer mendahului lelang online, tetapi Internet membuat lelang bisa diakses oleh sejumlah besar pembeli dan penjual. Pelelangan online merupakan mekanisme yang efisien untuk penemuan harga. Banyak pembeli online lebih tertarik dengan mekanisme lelang daripada belanja di toko biasa.Internet Banking
Sekarang ini sangat memungkinkan bagi kita untuk melakukan keseluruhan transaksi perbankan tanpa harus beranjak dari kursi rumah kita mengunjungi cabang bank terdekat. Keterhubungan antara website dengan rekening bank, dan dengan kartu kredit merupakan pokok utama dalam e-commerce. Tiket online
Tiket pesawat terbang, tiket film, tiket kereta api, tiket pertunjukan musik, tiket pertandingan olahraga, tiket konser musik, dan hampir semua jenis tiket dapat dipesan secara online. Membeli tiket secara online menjadikan kita tidak harus capek mengantri di depan loket penjualan tiket.
Jenis E-commerce
E-commerce dapat diklasifikasikan berdasarkan jenis pengguna dalam transaksi:Bisnis ke Bisnis (B2B)
Transaksi B2B e-commerce adalah sebuah transaksi yang melibatkan dua pihak yang sama-sama organisasi atau pelaku bisnis seperti, produsen, pedagang, pengecer dan sejenisnya.Business ke Konsumen (B2C)
Transaksi antara penjual, produsen dengan konsumen pemakai produk.Konsumen untuk Konsumen (C2C)
Agak susah mengartikan C2C tapi beberapa transaksi awal dalam sistem ekonomi global melibatkan barter – jenis transaksi C2C. Situs lelang adalah contoh yang baik dari C2C e-commerce.
Transaksi B2B e-commerce adalah sebuah transaksi yang melibatkan dua pihak yang sama-sama organisasi atau pelaku bisnis seperti, produsen, pedagang, pengecer dan sejenisnya.Business ke Konsumen (B2C)
Transaksi antara penjual, produsen dengan konsumen pemakai produk.Konsumen untuk Konsumen (C2C)
Agak susah mengartikan C2C tapi beberapa transaksi awal dalam sistem ekonomi global melibatkan barter – jenis transaksi C2C. Situs lelang adalah contoh yang baik dari C2C e-commerce.
Manfaat E-Commerce
Cara efisien dalam bertransaksi dikarenakan meniadakan batasan
wilayah geografis dan batasan waktu, artinya transaksi ecommerce bisa
dilakukan kapan saja dan dimana saja selama dapat terhubung secara
online. Dalam proses ini, e-commerce biasanya mempermudah operasional
dan menurunkan biaya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar